PENGARUH PERBEDAAN TEMPERATUR CETAKAN LOGAM TERHADAP FLUIDITAS DAN STRUKTUR MIKRO MG-44%AL

Ringkasan: Panjang  fluiditas merupakan  faktor yang mempengaruhi hasil coran pada dinding tipis, semakin baik fluiditas maka kemampuan pengisian (feeding) logam semakin baik. Pada cetakan yang tipis laju pendinginan terjadi cukup cepat sehingga mempercepat solidifikasi benda cor. Tujuan penelitian ini mencari  pengaruh temperatur cetakan yang optimal pada pengecoran  paduan magnesium Mg-44%Al. Pengecoroan dilakukan dengan metode gravity. Cetakan dibuat dengan proses pemesinan. Penuangan dilakukan pada temperatur yang berbeda (650oC, 700oC dan 750oC) dengan ketebalan cetakan 0,5 mm; 1mm; 1,5 mm; 2 mm; 2,5 mm; 3 mm; 3,5 mm;dan 4 mm. Fluiditas yang terpanjang terjadi pada temperatur cetakan sampai 200oC terus terjadi peningkatan fluiditas pada temperatur penuangan 650oC dan 700oC  tetapi pada temperatur penuangan  700oC  cenderung menurun. Semakin tinggi temperatur penuangan maka struktur mikro yang dihasilkan cenderung semakin halus.
Keywords: mould temperature, fluidity,  magnesium alloys
Penulis: Amir Arifin
Kode Jurnal: jptmesindd090134

Artikel Terkait :