PENGARUH PERBEDAAN KONDISI TEMPERING TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN DARI BAJA AISI 4140
Abstrak: Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui
sifat mekanis dan
struktur mikro dari
baja karbon menengah paduan rendah (Low Alloy Medium Carbon Steel) AISI 4140
dengan perbedaan kondisi tempering. Pada penelitian ini,
material terlebih dahulu
dikeraskan (Hardening) dengan
cara pemanasan material
sampai temperatur 900oC dan
ditahan selama 3
jam lalu didinginkan
dengan cepat (quencing)
pada media pendingin polimer
sampai mencapai temperatur kamar. Tempering dilakukan dengan variasi holding
time 0.5 jam, 1 jam dan 2 jam pada
temperatur 600oC. Hasil
menunjukkan bahwa sifat mekanis dan struktur mikro sangat dipengaruhi oleh
temperatur tempering dan waktu penahanaan.
Nilai rata-rata kekerasan as bar meningkat drastis setelah proses quench
sebelum dikeraskan (before hardening)
26.6 HRC dan
setelah dikeraskan (after
hardening) naik 104
% menjadi 54.3 HRC.
Setelah proses temper
pada temperatur 600oC nilai
rata-rata kekerasan menurun selama peningkatan waktu
penahanaan pada kondisi
temper. Nilai kekerasan
turun hingga 44.1%
sebesar 30.4 HRC, pada
penahanan selama 2 jam. Pengamatan
mikrostruktur menampakkan bahwa
temper martensit lebih seragam
dengan pertambahan waktu penahanan ( hold time) pada saat temper.
Penulis: Susri Mizhar dan
Suherman
Kode Jurnal: jptmesindd110228