PENGARUH KEPADATAN MUTLAK TERHADAP KEKUATAN CAMPURAN ASPAL PADA LAPISAN PERMUKAAN HRS-WC
Abstract: Dalam Ditjen
(2011),khusus pada sifat-sifat campuran perkerasan hanya terdapat standar untuk
nilairongga dalam campuran pada kondisi kepadatan mutlak (refusal). Tujuannya
untuk mengetahuiseberapa besar pengaruh kepadatan mutlak terhadap kekuatan
campuran aspal padalapisan permukaan HRS-WC, baikmenggunakan 2 x 400 tumbukan maupun dengan
alat pemadat getar listrik,dibandingkan dengan kepadatan standar 2 x 75
tumbukan. Dari penelitianlaboratorium dihasilkan bahwa kepadatan mutlak
memiliki nilai stabilitassebesar 1429 kg untuk 2 x 400 tumbukan, 1423 kg untuk
getar dan 1336 kg untuk 2 x 75tumbukan. Stabilitas sisa sebesar 97,61% untuk 2 x 400 tumbukan, 97,20%
untukgetar dan 95,10% untuk 2 x 75 tumbukan. Flowsebesar 3,03 mm untuk 2 x 400
tumbukan, 3,10 mm untuk getar dan 3,70 mm untuk 2 x 75tumbukan. KAO (kadar
aspal optimum) sebesar 7,05% untuk 2
x 400 tumbukan, 7,05%untuk getar dan 7,32% untuk 2 x 75 tumbukan. Kepadatan
mutlak memiliki sifat dapat memikul beban lalu lintas yang lebihbesar,
durabilitasnya lebih baik, tidak mudah retak (nilai flow sebesar 3,03% >
3%), masih memungkinkan untuk tambahanpemadatan akibat beban lalu lintas yang
berulang terutama kendaraan berat danmasih menyediakan rongga bagi aspal pada
saat suhu perkerasan tinggi sertakadar aspal yang digunakan lebih rendah tetapi
kekuatan campuran dapatditingkatkan dibanding kepadatan standar.
Penulis: Januardi
Kode Jurnal: jptsipildd130043