PENGARUH INJECTION TIMING DAN PROSENTASE CAMPURAN MINYAK DIESEL DENGAN BAHAN BAKAR BIODIESEL TERHADAP KARATERISTIK MESIN DAN EMISI GAS BUANG
Abstrak: Persedian bahan bakar
fosil dunia semakin menipis dan pencarian bahanbakar alternatif sudah merupakan
kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi, sumber energi lain
yang sangat berpotensi
untuk dikembangkan antara
lain energi matahari, energi
angin, energi air, energi nuklir, energi biogas, energi minyak vegetatif dan
energi yang lain. Bahan bakar yang berasal dari minyak vegetatif seperti minyak
jarak dan minyak
sawit sangat luas
untuk dikembangkan. Penelitian
ini menguji bahan bakar campuran minyak kepala sawit (biodiesel) dengan
prosentase campuran mulai 10%, 20% dan 30%
dengan menempatkan mesin pada test bed untuk mendapatkan tenaga mesin,
torsi, kebutuhan udara dan bahan bakar sert emisi gas buang yaitu CO dan HC.
Dalam penelitian ini didapatkan torsi maksimum 21,4 N.m dan tenaga mesin
2,1 kW terdapat pada putaran mesin 1000
rpm dengan campuran bahan bakar 30 %
dengan sudut injeksi 14,60 BTDC.
Kebutuhan maksimum bahan
bakar 1001,75 gr/kW.hr pada 30% dengan sudut injeksi 14,60
BTDC. Penurunan gas hidrokarbon dan monokside adalah
20 ppm dan
0,03% pada campuan
30% dengan putaran mesin
1000 rpm. Tenaga
optimum dan emisi
minimum didapatkan pada putaran 1000 rpm dan sudut injeksi 14,60.
Penulis: Aris Warsita
Kode Jurnal: jptmesindd120139