PENGARUH ABU TERBANG TERHADAP SIFAT-SIFAT MEKANIK BETON ALIR RINGAN ALWA
Abstrak: Beton alir dapat
mengalir dan menghasilkan adukan yang homogen ketika mengisi daerah penulangan
yang padat. Beton alir ringan digunakan untuk mengurangi bahkan meniadakan kebutuhan
pemadatan, mengurangi biaya konstruksi, mempercepat waktu konstruksi, dan meminimalkan
beban mati dari beratnya beton sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
dan membandingkan pengaruh dari penambahan persentase abu terbang pada campuran
beton alir ringan terhadap sifat mekanik dengan cara menganalisis kelecakan
adukan, berat volume, kuat tekan, modulus elastisitas dan waktu pengikatan
beton. Perancangan campuran beton menggunakan metode ACI yang dikombinasikan
dengan metode Hashimoto. Adukan beton terdiri dari 5 variasi kadar abu terbang
yaitu : 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%. Perawatan benda uji dilakukan dengan cara
perendaman dan diangin-anginkan selama 7 hari. Pengujian kuat tekan dilakukan
pada benda uji umur 7 hari, 28 hari, dan 56 hari. Dari hasil pengujian
diperoleh: (1) Semakin besar kadar abu terbang pada adukan beton maka akan
meningkatkan kelecakan beton, (2)
penggunaan abu terbang memperlambat waktu pengikatan awal dan akhir beton, (3)
dengan menggunakan material pasir alam dari Tanjung Bintang menghasilkan beton
dengan berat (massa) beton sedikit melampaui batas persyaratan berat beton
ringan (1850kg/m3), dan (4) Kuat tekan optimum beton abu terbang sebesar 22,98
MPa, pada umur 56 hari diperoleh pada kadar abu terbang 6% sebagai bahan
pengganti sejumlah semen.
Penulis: Surya Sebayang, Ratna
Widyawati, Muhammad Habibie B
Kode Jurnal: jptsipildd120004