Kinerja Laboratorium Campuran Laston Lapis Aus-2 (Ac-Wc) Dengan Variasi Gradasi Dan Filler Menggunakan Batuan Dari Desa Tanjungratu Kecamatan Ketibung Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung
Abstract: Lebih dari 90%
campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) terdiri dari agregat. Karena
itu maka sifat agregat sangat mempengaruhi kinerja campuran tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja laboratorium dari dua macam
agregat campuran dengan pembagian butir atau sering disebut gradasi yang
berbeda dengan menggunakan agregat dari Desa Tanjungratu Kecamatan Ketibung
Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. Gradasi campuran pertama terletak
di atas kurva Fuller dan gradasi campuran kedua di bawah kurva Fuller dengan
memotong kurva tersebut. Dengan demikian, agregat campuran pertama lebih halus
daripada agregat campuran kedua. Masing-masing campuran mengunakan bahan
pengisi (filler) abu batu dan semen portland. Penelitian yang dilakukan pada
keempat macam campuran tersebut adalah kinerja stabilitas Marshall, Indeks
Kekuatan Sisa (IKS), dan stabilitas dinamis.
Penelitian ini menunjukkan bahwa stabilitas Marshall tertinggi adalah
campuran halus dengan filler semen, diikuti dengan campuran halus dengan filler
abu batu, campuran kasar dengan filler semen, dan campuran kasar dengan filler
abu batu. Sedangkan IKS tertinggi yaitu sebesar 93,07% pada campuran halus
dengan filler semen, sedangkan campuran halus dengan filler abu batu, campuran
kasar dengan filler abu batu, dan campuran kasar dengan filler semen
menghasilkan nilai IKS kurang lebih sama. Stabilitas dinamis tertinggi yaitu
sebesar 6300,0 lintasan/mm pada campuran halus dengan filler abu batu, diikuti
dengan campuran halus dengan filler semen, campuran kasar dengan filler abu
batu, dan yang terendah campuran kasar dengan filler semen.
Kata kunci: AC-WC, Campuran
beragregat kasar dan halus, Stabilitas Marshall, Indeks Kekuatan Sisa (IKS),
Stabilitas Dinamis
Kode Jurnal: jptsipildd120001