KEEFEKTIFAN PENAMBAHAN BIAYA PADA PENERAPAN FITUR-FITUR TAHAN GEMPA UNTUK RUMAH TINGGAL

ABSTRAK: Banyak  rumah-rumah  tinggal  di  Indonesia  yang  roboh  akibat  gempa  karena  tidak  menerapkan  fitur-fitur  struktur  tahan gempa  dengan  benar.  Meskipun  penerapan  fitur-fitur  struktur  tahan  gempa  akan  menambah  biaya  pembangunan  rumah, masyarakat perlu diberi pemahaman yang baik tentang besarnya manfaat yang dapat dipetik dari penambahan biaya tersebut. Paper ini menyajikan nilai keefektifan terhadap tambahan biaya pada peneRAPan fitur-fitur struktur tahan gempa pada rumah tinggal menggunakan metode manfaat-biaya. Terdapat 10 rumah eksisting di Kabupaten Sleman  sebagai rumah sampel yang sudah  meneRAPkan  fitur-fitur  struktur  tahan  gempa.  Untuk  mempermudah  pengukuran  nilai  manfaatnya,  rumah-rumah tersebut juga kemudian diasumsikan menjadi rumah virtual atau tidak nyata (diasumsikan) yang tidak menggunakan struktur tahan  gempa. Nilai  manfaat  dihitung  dengan  selisih  nilai  kerugian,  apabila  terjadi  gempa,  antara  rumah  dengan  fitur  tahan gempa  (eksis-ting)  dan  rumah  tidak  nyata  (virtual)  yang  tidak  meneRAPkan  fitur  struktur  tahan  gempa.  Penilaian  kerugian dinyatakan  de-ngan  perkalian  antara  persentase  kerugian  dengan  biaya  penggantian  rumah  tersebut  jika  roboh. Persentase kerugian  terdiri  dari  tingkat  kerusakan  yang  diperoleh  dari  penilaian  subyektif  empat  orang  ahli  kegempaan  yang  terlibat secara  aktif  dalam  penanganan  gempa  tahun  2006  di  Yogyakarta  dan  rasio  kerusakan  yang  mengacu  ke  FEMA.  Biaya penggantian rumah me-ngikuti standar biaya di Yogyakarta.  Nilai tambahan biaya dihitung dengan biaya fitur-fitur struktur tahan gempa yang meliputi sloof, kolom, balok latei, dan balok ring. Temuan yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai rasio manfaat dan biaya rata-rata apabila terjadi gempa rencana pada scenario gempa tahun ke_0, ke_10, ke_20, ke_30, ke_40, atau ke_50 berturut-turut adalah 14,63; 17,47; 20,87; 27,27; 37,35 dan 52,90. Temuan ini menggambarkan bahwa tambahan biaya adalah  benar-benar  efektif  untuk  mengurangi  biaya  kerusakan,  seperti  yang  diungkapkan  dengan  persamaan  regressi  Y  = 13,53 . 1,026  x, yang mengindikasikan bahwa rasio manfaat-biaya (sumbu-y) akan bergerak naik secara eksponensial ketika rentang waktu keja-dian gempa (sumbu-x) semakin lama.
Kata-kata kunci: gempa, rumah tinggal, fitur struktur tahan gempa, rasio manfaat-biaya
Penulis: Setya Winarno
Kode Jurnal: jptsipildd120021

Artikel Terkait :