KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEH PADA BERBAGAI TINGKAT KEPADATAN DAN KOMPOSISI CAMPURAN DENGAN SEKAM PADI

Abstrak: Limbah teh di Pabrik Teh Sosro sangat berlimpah dan selama ini sebagian digunakan untuk pupuk. Atas dasar itu maka salah satu cara memanfaatkan limbah tersebut dibuat bahan bakar alternatif biobriket untuk menghasilkan energi skala rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji laju pengurangan massa dan suhu gas pembakaran dari pengujian pembakaran biobriket campuran arang ampas teh dan sekam padi dengan berbagai perbandingan komposisi tertentu dan variasi tekanan tertentu pula. Disamping itu ada beberapa faktor yang berpengaruh seperti nilai kalor, kadar karbon terikat, zat-zat volatile, kadar air dan kadar abu dimana faktor-faktor tersebut diuji dengan analisa proximate dan hasilnya diuji lagi diantara briket tersebut dengan analisa statistik uji berganda . Dengan membuat biobriket tersebut berdiameter 20 [mm] dan panjang bervariasi 28 [mm] – 32 [mm] dengan ratio perbandingan arang ampas teh terhadap arang sekam padi 100% : 0% ; 80% : 20%; 60% : 40%; 40% : 60% lalu dicampur dengan lem kanji sebanyak 15% dari bobot campuran kemudian dicetak dan ditekan dengan variasi tekanan 50 [kg/cm2] ; 75 [kg/cm2] ; 100 [kg/cm2] dan 125 [kg/cm2] lalu diuji dengan membakar briket tersebut dalam tungku pembakar dan hasilnya dianalisa dengan analisa statistik uji berganda untuk melihat pengaruh laju pengurangan massa maupun suhu gas pembakaran dari briket-briket tersebut. Hasil analisis statistik uji berganda Duncan diperoleh hasil bahwa semakin banyak kandungan arang sekam padi dari ukuran briket seperti yang disebutkan diatas maka laju pengurangan massa maupun suhu gas pembakaran cenderung menurun. Tetapi semakin banyak kandungan arang sekam padi maka nilai kalor, kadar karbon terikat, zat – zat volatile dan  kadar air menurun tetapi kadar abu justru meningkat. Sedangkan variasi tekanan seperti yang disebutkan diatas tidak berpengaruh terhadap laju pengurangan massa maupun suhu gas pembakaran.
Kata kunci: “biobriket”, “ampas the”, “laju pengurangan massa”
Penulis: Wahyu Djalmono Putro
Kode Jurnal: jptmesindd110040

Artikel Terkait :