KAPASITAS JENUH INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH DENPASAR SEWERAGE DEVELOPMENT PROJECT (DSDP)

Abstrak: Sebagai upaya menanggulangi pencemaran air sungai, air tanah/sumur penduduk  dan  pantai  oleh  air  limbah  di  Kota  Denpasar,  Sanur  dan  Kuta  maka pemerintah  Propinsi  Bali  menyelenggarakan  pembangunan  Denpasar  Sewerage Development  Project  (DSDP).  Pembangunan  DSDP  tahap  I  telah  mulai beroperasi  sejak  tahun  2008.  Salah  satu  bagian  penting  dalam  proyek  ini  adalah Instalasi  Pengolahan  Air  Limbah  (IPAL).  IPAL  yang  dibangun  ini  mempunyai keterbatasan  kemampuan  pengolahan,  akan  tetapi  produksi  air  limbah  yang dihasilkan  selalu  bertambah.  Dalam  penelitian  ini,  keberadaan  jumlah  penduduk dan  jumlah  bangunan  berdasarkan  penggunaannya  di  daerah  layanan dipergunakan  untuk  meramalkan  volume  air  limbah  yang  akan  dihasilkan, menggunakan  metode  persamaan  garis  lurus/trend  linier.  Dengan  demikian didapatkan  waktu  kapasitas  jenuh  pengolahan  limbah  instalasi  ini.  Kemampuan pengolahan  Instalasi  Pengolahan  Air  Limbah  DSDP  Tahap  I  diperoleh  sebesar 51.000 m3/hr. Sementara pada tahun 2007 limbah yang dihasilkan oleh penduduk didaerah  layanan  adalah  40.777,41  m3/hr. Jumlah  ini  terus  meningkat  seiring dengan  perkembangan  daerah  layanan  dan  didapatkan  hingga  tahun  2020 kemampuan kapasitas pengolahan limbah telah dilampaui yaitu sebesar 51.843,54 m3/hr. Oleh karena itu diperlukan pengembangan instalasi pengolahan air limbah yang bertujuan untuk memenuhi kapasitas pengolahan yang terus meningkat.  
Kata kunci: pengolahan air limbah, pencemaran, air limbah
Penulis: Mayun Nadiasa
Kode Jurnal: jptsipildd110126

Artikel Terkait :