KAJIAN TERBENTUKNYA GELEMBUNG UAP PADA PIPA-PIPA EVAPORATOR KETEL PIPA AIR
Abstrak: Proses pembentukan
uap pada pipa evaporator dalam ketel uap pipa air memiliki karakteristik aliran
dua fasa yaitu fasa uap dan air. Agar ketel dapat berfungsi secara efektif,
perlu diketahui dimana letak pembentukan uap dalam pipa, letak gelembung uap
berkembang penuh dan juga posisi fluida pada dinding pipa menjadi kering
(dryout), sebab jika fluida pada dinding pipa-pipa waterwall kering, koefisien
perpindahan panas akan turun secara drastis dan akan membuat temperatur pada
dinding pipa (Tw) menjadi naik secara drastis, sehingga pipa-pipa waterwall akan
menerima panas yang berlebihan. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan pipa-pipa
ketel mengalami: korosi, perubahan struktur material pipa yang akan
mempengaruhi kekuatan material atau bahkan dapat menyebabkan pipa menjadi
meleleh. Proses pembentukan uap di dalam pipa tergantung kepada flux panas
permukaan, untuk itu perlu diketahui besarnya flux panas maksimum dan minimum
yang dapat diberikan pada pipa. Flux panas yang terlalu besar akan menyebabkan
pipa mengalami dryout, sebaliknya jika terlalu kecil akan membuat proses pembentukan
uap dalam pipa terlalu lambat dan kapasitas uap yang dihasilkan rendah atau bahkan
tidak terbentuknya uap.
Penulis: Tekad Sitepu
Kode Jurnal: jptmesindd090141