Isu Strategis pada Pengadaan Pengusahaan Jalan Tol dalam Kerjasama Pemerintah dan Swasta

Abstrak: Studi mengenai permasalahan terkait investasi jalan tol telah banyak dilakukan, namun kajian ini fokus pada tahap pengadaan pengusahaan jalan tol. Berdasarkan studi literatur teridentifikasi delapan isu pada tahap tersebut yaitu: i) proses pengadaan, ii). penilaian prakualifikasi dan seleksi, iii). metode pemberian konsesi, iv). kontrak konsesi, v).  pengadaan  tanah,  vi).  penentuan  tarif,  vii).  permasalahan  investasi,  dan  viii).  aspek  legal.  Selanjutnya, dilakukan wawancara terstruktur dengan para pelaku yaitu dengan BPJT sebagai perwakilan pemerintah, dengan tiga  BUJT,  dan  dengan  wakil  dari  Asosiasi  Jalan  Tol.  Pada  wawancara  didiskusikan  dan  diperoleh  penajaman pemahaman  terhadap  delapan  aspek  pengadaan  pengusahaan  jalan  tol.  Di  samping  masalah  klasik  pembebasan lahan,  kajian  ini  telah  mengidentifikasi  potensi  perbaikan  pada  tahap  pengadaan  pengusahaan  jalan  tol.  Waktu lelang  dapat  dipersingkat  dengan  memperbaiki  proses  penyusunan  dokumen  lelang. Di  samping  itu,  perlu  dikaji bobot  penilaian  aspek  finansial/teknis  yang  dapat  meningkatkan  keseimbangan  antara  kepentingan  investor  dan pemerintah.  Penentuan  tarif  tol  diharapkan  dapat  mencakup  pertimbangan  risiko  utama  secara  lebih  terukur. Terdapat  kebutuhan  dari  investor  untuk  mendapatkan  kepastian  ketentuan  terkait  risiko-risiko  utama  agar  diatur dengan  lebih  spesifik  dan  kontrak  konsesi.  Kajian  ini  juga  mengindikasikan  bahwa  berbagai  upaya  pemerintah (diantaranya  dalam  rangka  pembebasan  lahan  melalui  dana  bergulir  BLU)  dianggap  oleh  para  BUJT  sebagai  suatu kemajuan, namun implementasi penegakan aspek legal masih belum optimal.
Kata-kata Kunci: Pengadaan, Badan usaha, KPS, Konsesi, Jalan tol
Penulis: Reini D. Wirahadikusumah, Sapitri, Betty Susanti, Biemo W. Soemardi
Kode Jurnal: jptsipildd130070

Artikel Terkait :