Evaluasi Volumetrik Marshall Campuran AC-BC (Studi Kasus Material Agregat di Manado dan Minahasa)
Abstrak: Kondisi lapis
perkerasan jalan yang ada di Manado dan Minahasa, pada umumnya mengalami
kerusakan sebelum mencapai umur rencana. Ada beberapa faktor yang bisa
mempengaruhi kinerja perkerasan jalan, antara lain: proses pengerjaan, mutu
material, beban lalu lintas dan kondisi lingkungan. Evaluasi terhadap mutu material
agregat yang umum digunakan dalam campuran konstruksi perkerasan jalan yang ada
di Manado dan Minahasa perlu dilakukan karena besarnya pengaruh sifat-sifat
fisik agregat terhadap kinerja campuran lapis perkerasan jalan. Penelitian ini
dilakukan untuk melihat sifat-sifat fisik agregat yang membentuk campuran perkerasan
jalan yaitu agregat yang berasal dari daerah Sawangan, Kakaskasen, dan Tateli
yaitu material agregat yang umumnya digunakan pada jalan di Manado dan
Minahasa. Untuk mengevaluasi kinerja agregat dalam campuran lapisan Aspal Beton
(Laston) digunakan analisa Volumetrik. Penelitian ini dilakukan di laboratorium
dengan melakukan pemeriksaan awal terhadap agregat, kemudian melakukan rekayasa
gradasi berdasarkan spesifikasi yang dikeluarkan oleh Departemen Kimpraswil
tahun 2003, sedangkan variasi kandungan aspal dalam campuran bervariasi antara
4,5% hingga 6,5%. Sifat-sifat fisik dan mekanik campuran diperoleh dengan
pengujian Marshall. Hasil evaluasi volumetrik campuran AC-BC dengan menggunakan
agregat asal ketiga daerah tersebut menunjukkan agregat asal Sawangan adalah
yang terbaik untuk digunakan dalam campuran perkerasan jalan dibandingkan
dengan agregat yang berasal dari Kakaskasen dan Tateli.
Penulis: Joice Elfrida Waani
Kode Jurnal: jptsipildd130067