ANALISIS TARIF BUS RAPID TRANSIT (BRT) TRANS SARBAGITA BERDASARKAN BOK, ATP DAN WTP

Abstrak: Analisis kelayakan ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan penetapan  tarif  resmi  Bus  Rapid  Transit  (BRT)  SARBAGITA  terhadap  Biaya  Operasi Kendaraan (BOK) dari Operator/Penyedia Jasa dan dari segi Ability To Pay (ATP) dan  Willingness  To  Pay  (WTP)  masyarakat  pengguna  sarana  transportasi  itu  sendiri.  Survai  data  sekunder  mengenai  biaya  operasional  kendaraan  (BOK)  didapat-kan  dari  Dinas  Perhubungan,  Komunikasi  dan  Informasi  sebagai Pengelola  Bus Rapid Transit (BRT) SARBAGITA. Sedangkan, data primer dengan metode survai on  board  melalui  penyebaran  kuisioner  untuk  mendapatkan  data  Ability  To  Pay (ATP)  dan  Willingness  To  Pay  (WTP)  masyarakat  pengguna.  Berdasarkan  hasil analisis didapatkan bahwa dengan Load Factor 80% Biaya Operasional Kendaraan (BOK)  bus  SARBAGITA  adalah  sebesar  Rp.  2.500,-  per  penumpang.  Sedangkan dari  sisi  pemakai  jasa  berdasarkan  Ability to  Pay  (ATP)  diperoleh  Rp.  1.800,-  per penumpang    dan  Willingness  to  Pay  (WTP)  sebesar  Rp.  2.500,-  per  penumpang. Penetapan tarif resmi saat ini sebesar Rp. 3.500,- per penumpang masih relatif tinggi dan rata-rata diluar jangkauan masyarakat.  
Kata Kunci:  Bus Rapid Transit (BRT), Biaya Operasi Kendaraan (BOK), Ability to pay (ATP), Willingness to Pay (WTP)
Penulis: I Wayan Suweda dan Kadek Arisena Wikarma
Kode Jurnal: jptsipildd120060

Artikel Terkait :