ANALISIS NILAI RESIKO PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN QUALITATIVE RISK ANALYSIS

ABSTRAK: Proyek konstruksi memiliki karakteristik yang unik dimana setiap proyek mempunyai keunikan tersendiri baik dari lokasi proyek, waktu pelaksanaan, metode pelakasanaan, material, tenaga kerja dan lain-lain. Uniknya proyek konstruksi menyebabkan ketidakpastian resiko dalam tiap tahapan proyek. Untuk itu, perlu dilakukan analisa mengenai resiko dari tiap proyek dan proyek mana yang berpeluang untuk menang dan menguntungkan. Studi analisis ini dilakukan pada salah satu perusahaan konsultan X yang mendapat tawaran pekerjaan perencanaan 3 (tiga) pada proyek konstruksi. Ketiga proyek tersebut yaitu Laboratorium Kimia suatu Universitas Lokal, Gedung kantor Dewan dan Fasilitas sanitasi perusahaan pengelohan limbah kota. Analisis resiko menggunakan Qualitative Risk Analysis. Analisa dimulai dari mengidentifikasi resiko-resiko yang kemungkinan terjadi dalam tiap proyek, besar kemungkinan akan terjadi dan seberapa besar dampak yang akan diterima sebagai konsultan perencana. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh jumlah resiko untuk proyek Laboratorium Kimia sebanyak 9, Gedung Kantor Dewan, 10 dan Fasilitas Sanitasi Perusahaan Pengelolaan Limbah Kota, 7 faktor resiko. Untuk nilai resiko, proyek Gedung Kantor Dewan memiliki nilai resiko terkecil yaitu 146, proyek Laboratorium Kimia, 194.4 dan proyek Fasilitas Sanitasi Perusahaan Pengelolahan Limbah Kimia sebesar 364.3. dari nilai resiko yang diperoleh, perusahaan dapat memilih proyek yang berpeluang untuk dimenangkan dan menguntungkan.
Penulis: Yunita A. Messah
Kode Jurnal: jptsipildd110128

Artikel Terkait :