Analisis Kinerja Alat Penukar Kalor Jenis Shell and Tube Pendingin Aliran Air pada PLTA Jatiluhur
Abstrak: Tulisan ini
menampilkan alat penukar
panas shell and
tube dengan tipe BFU,
yaitu dengan membuat analisa performansinya. Hasil
dari evaluasi ini
akan dibandingkan dengan
alat dengan perkiraan performansi penukar panas kedua
dengan jenis BFS, disamping itu hasil dari perkiraan akan dibandingkan dengan
hasil dari pengujian jenis kedua yang dilakukan di PLTA JATILUHUR. Analisa ini diperlukan untuk dilakukan karena
penukar panas dengan
tipe BFU selalu
mengalami kebocoran khususnya
pada bagian rear head
karena pada bagian
shares terjadi dengan
cepat konglomerasi deposit.
Desain secara detail komponen penukar
kalor dilakukan berdasarkan
standar dari Tubular
Exchanger Manufacturers Association
(TEMA). Penukar kalor yang dipilih adalah jenis BFS dengan dua shell dan dua
tube passes. Menurut geometri penukar
kalor yang dipilih,
aliran fluida dalam
sisi shell dianalisis
dengan perangkat lunak CFD
untuk menemukan pola
dan sifat dari
fluida. Hasil yang
diperoleh dengan menggunakan perangkat lunak
CFD ditemukan cukup
akurat atau mendekati
hasil analisis teoritis.
Karena itu, adalah penting untuk menganalisis aliran
fluida di sepanjang shell pada permukaan yang berbeda pada potongan melintang dengan
jarak tertentu untuk
memperoleh kondisi lengkap
dari fluida. Desain
yang lebih detail dan analisis dari penukar kalor
dibutuhkan untuk memperoleh desain penukar kalor yang dapat difabrikasi dengan
performansi yang baik
Penulis: Yopi Handoyo, Ahsan
Kode Jurnal: jptmesindd120065