ANALISA SERBUK TEMBAGA HASIL PROSES ELECTROREFINING

Abstrak: Teknologi manufaktur masa depan mengunakan printer 3 dimensi (3 D) dengan Proses Sinter Deposisi Multi Material (MMD-Is) merupakan proses alternatif yang berpotensi sangat baik ,fungsi tinta diganti beragam serbuk logam seperti tembaga. Proses pembuatan serbuk logam dapat dilakukan proses deposisi elektrolisis.Ukuran distribusi ukuran serbuk optimum yang digunakan ukuran 52 – 74 µm (mesh 200) sampai dengan  46 - 63 ?m (230 mesh). Makalah  ini akan membahas pembuatan tentang serbuk tembaga,dengan pertimbangan di atas, metode yang paling tepat yaitu proses elektrolisis dengan metode elektrorefining, karena metode ini dapat menghasilkan bentuk serbuk butiran halus dengan spesifikasi serbuk berdiameter 40 µm atau ukuran  mesh berkisar 325 mesh ~ 400 mesh, serta mempunyai kemurnian yang tinggi, 99,97 % ~ 99,99 % tembaga. Tahapan pengujian serbuk dengan variasi, tegangan elektrolit 1,1, 1,25, 1,5 1,75 dan 2 (volt), interval waktu pengendapan 20, 23, 25, 29 dan 32 (menit),variasi tetap temperatur  50 oC, jarak anoda katoda 30 (mm), konsentrasi larutan elektrrolit Cu 25 (gr/liter) dan larutan elektrrolit H2SO4  120gr/liter), dianalisa distribusi ukuran serbuk dengan (sieve analysis)  Hasilnya menununjukan bahwa distribusi  ukuran serbuk 200 mesh (64 -75 ?m) 15 %, 230 mesh (46 -63 ?m) 20 % dan 325 mesh (< 45 ?m) 47 %.
Kata kunci: proses elektrolisis, metode elektrorefining , serbuk tembaga
Penulis: Riles M.W., S. A. Widyanto, S. Nugroho
Kode Jurnal: jptmesindd110033

Artikel Terkait :