ANALISA PENGARUH PERLAKUAN PANAS TERHADAP KEKUATAN SAMBUNGAN LAS BAJA KARBON TINGGI
Abstract: Baja karbon adalah
salah satu jenis meterial teknik yang banyak digunakan dalam Industri dan
Konstruksi Rancang bangun dewasa ini, dikarenakan bahan ini memiliki
sifat-sifat yang baik seperti sifat mekanik, sifat mampulas, mampu dikeraskan
dan pengelasan sebagai salah satu bagian teknik manufaktur banyak digunakan
dalam konstruksi rancang bangun untuk penyambungan dan pemotongan logam dengan
menggunakan Energi panas. Energi panas dalam pengelasan dapat mencipatkan tiga
daerah panas yaitu daerah las, daerah pengaruh panas dan daerah logam Induk
(tidak terpengaruh panas las). Pengaruh masukan panas las mampu mengubah
Microsttur bahan yang berdampak terhadap sifat mekanik, hal ini terlihat pada
penelitian dimana kekuatan tarik bahan sebelum di las adalah σu = 77,7 kg/mm2
dan lokasi putus berada pada tengah spesimen uji, sesudah di las untuk kampun V
adalah = 78, kg/mm2 dan kampuh X adalah σu = 80,1 kg/mm2 dengan arus 110 A. dan
lokasi putus keduanya berada di daerah logam Induk (bawah), ini membuktikan
kekuatan las lebih besar dari kekuatan yang dicapai dan pengelasan meningkatkan
kekuatan bahan. Keuletan dan ketangguhan bahan menurun pada kampuh X dari ε =
0,18 dan U = 0,111 kg/mm2 menjadi ε = 0,17 dan U = 0,111, sedang kampuh V tidak
berubah. Perlakuan panas sebagai sarana mengubah sifat mekanik bahan sesuai
batas kemampuannya, mampu mengubah sifat mekanik bahan yang telah dilas, yaitu
untuk Quenching σu = 82 kg/mm2 pada kampuh V dan σu = 87,5 kg/mm2kampuh X,
sedang regangan adalah ε = 0,17 pada kampun dan ε = 0,155 pada X untuk
ketangguhan mengalami penurunan, pada proses Normalizing juga memperlihatkan
peningkatan kekuatan V pada kampu X, tetapi lebih rendah dari peningkatan
kekuatan yang dicapai proses Quenching yaitu σu = 78,4 kg/mm2, tetapi pada
kampuh V terjadi penurunan σu = 69,7 kg/mm2 keuletan dan ketangguhan bahan
terlihat menurun pada bahan yang mengalami peningkatan kekuatan dan meningkat
pada bahan yang mengalami penurunan kekuatan.
Penulis: Ilyas Jamal, Haryadi
Adma S.
Kode Jurnal: jptmesindd120159