PENGGUNAAN METODE PENJADWALAN BERULANG (REPETITIVE SCHEDULING METHOD) PADA PENGERJAAN PROYEK PERUMAHAN (Studi Kasus Pada Proyek Perumahan Beranda Mumbul)
Abstrak: Proyek konstruksi
merupakan suatu rangkaian proses dari
kegiatan-kegiatan yang mengolah
berbagai sumber daya
yang ada sehingga
mencapai hasil yang diinginkan.
Perencanaan dan penjadwalan pada proyek konstruksi akan selalu terkait dengan
waktu, biaya, dan
mutu yang disyaratkan.
Dimana titik keseimbangan antara
ketiga aspek tersebut
adalah merupakan tujuan
utama yang akan dicapai.
Terdapat beberapa metode
penjadwalan yang biasanya
digunakan dalam pengerjaan proyek konstruksi. Pada pengerjaan proyek
perumahan Beranda Mumbul yang memiliki
kegiatan berulang digunakan
metode penjadwalan berulang (Repetitive
Scheduling Method (RSM)).
RSM adalah suatu
metode penjadwalan yang pada
umumnya dipergunakan untuk
proyek yang memiliki kegiatan berulang Metode
ini mampu memperlihatkan pemanfaatan
sumber daya, baik berupa tenaga
kerja, peralatan maupun bahan tanpa terputus. Penerapan RSM pada proyek
perumahan Beranda Mumbul
dapat mempersingkat waktu penyelesaian proyek
dari 31 minggu
menjadi 27 minggu
dan dapat memperkecil biaya dari
Rp. 26.575.454,- menjadi
Rp. 25.424.127,- untuk
tiap 1 unit
rumah dan kontinyuitas pekerjaan menjadi lebih teratur. Percepatan waktu
dan penurunan biaya yang diakibatkan
oleh metode penjadwalan
berulang ini adalah
tanpa penambahan tenaga kerja ataupun penambahan jam lembur.
Penulis: Anak Agung Wiranata,
A.A Diah Parami Dewi, dan I Made Nuryawan
Kode Jurnal: jptsipildd090065