PENGGUNAAN BATU KAPUR SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE BINDER COARSE (AC-BC) DENGAN METODE KEPADATAN MUTLAK (PRD)
Abstract: AC-BC merupakan
salah satu bagian dari lapis perkerasan yang berfungsi sebagai lapis antara
yang menahan beban maksimum akibat beban lalu lintas. Secara umum bahan
perkerasan campuran AC-BC terdiri dari agregat kasar, agregat halus, bahan
pengisi (filler) dan aspal. Pemecahan agregat dengan menggunakan mesin pemecah
(stone crusher) menghasilkan filler sebagai hasil sampingan tidak seimbang
dengan jumlah kebutuhan campuran yang dibutuhkan. Oleh karena itu dicoba untuk
mencari solusi dengan menggunakan batu kapur. Tujuan dan manfaat dari
penelitian ini adalah mengetahui karakteristik campuran AC-BC dengan penggunaan
batu kapur sebagai filler serta dengan diketahuinya karakteristiknya akan
membuka wawasan tentang penggunaan batu kapur yang selama ini sebagian besar
hanya digunakan sebagai bahan lapis pondasi dalam suatu konstruksi jalan. Aspal
yang digunakan adalah aspal pen 60/70, dengan variasi kadar aspal 4,5%, 5,0%,
5,5%, 6,0%, dan 6,5%. Berdasarkan karakteristik agregat, diperoleh komposisi
agregat untuk AC-BC : agregat kasar 32% , agregat sedang 10%, agregat halus 54%
dan abu batu kapur 4%. Berdasarkan pengujian, didapatkan kadar aspal untuk
metode PRD adalah 4,92%, 5,42% dan 5,92%. Untuk campuran AC-BC diperoleh kadar
aspal optimum sebesar 5,9% dengan karakteristik sebagai berikut : Stabilitas
(kg) = 896,92 > 800, Flow (mm) = 4,09 > 2,0, Marshall Questiont (kg/mm) =
217,28 > 200, VIM Marshall (%) = 5,135 > 4,9 – 5,9, VIM PRD (%) =
2,661> 2,5, VMA (%) = 14,341> 14, VFB (%) = 63,431 > 63. Bila
dibandingkan dengan spesifikasi campuran beraspal panas maka batu kapur dapat
digunakan sebagai alternatif bahan pengisi (filler) dalam campuran AC-BC
Keywords: asphalt concrete
binder course (AC-BC), PRD
Penulis: I M. Agus Ariawan
Kode Jurnal: jptsipildd070037