Kaji Ulang Penentuan Tarif dan Sistem Penggolongan Kendaraan Jalan Tol di Indonesia
Abstrak: Salah satu parameter
investasi jalan tol adalah terkait dengan besarnya tarif tol yang akan
dikenakan. Banyak metoda yang bisa digunakan sebagai pendekatan penentuan tarif
tersebut, e.g Metoda Besar Keuntungan Biaya Operasi Kendaraan (BKBOK), Kemauan
Membayar (Willingness To Pay atau WTP) ataupun juga Kemampuan Membayar (Ability
To Pay atau ATP) dll. Sejalan dengan perubahan-perubahan kondisi yang terjadi,
besaran tarif yang diperoleh dari
metoda-metoda tsb seyogyanya dicek dan dievaluasi secara berkala. Hal
ini juga sekaligus dikaitkan dengan aspek penggolongan tarif menurut
klasifikasi kendaraan dan pengaruhnya terhadap pergerakan dan ruang yang
diperlukan, maupun terhadap kerusakan yang ditimbulkan pada perkerasan. Untuk itu diperlukan suatu kajian untuk
meninjau kesesuaian tarif dan penggolongan tersebut pada kondisi saat ini.
Tulisan ini mengulas cara penetapan tarif dan penggolongan tersebut berikut
usulan-usulan yang diajukan berbagai pihak. Akhirnya keputusan pemerintah dan
rekomendasi tindak lanjut diberikan pada akhir tulisan.
Penulis: Rudy Hermawan
Kode Jurnal: jptsipildd090023