ANALISIS PENYIMPANGAN (ANALISIS VARIANCE) BIAYA PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN PAKERISAN DI DENPASAR (SUATU STUDI KASUS)
Abstrak: Di dalam
dunia jasa konstruksi
para pengusaha ingin
mengetahui perbandingan
antara biaya standar
dengan biaya actual.
Membandingkan (mencari penyimpangan
yang terjadi) antara biaya standar dengan biaya aktual ini dalam istilah akuntansi disebut
analisis penyimpangan atau
analisis variance. Dengan analisis variance manajer dapat mengetahui
rugi laba suatu proyek.
Biaya sesungguhnya adalah biaya bahan dan
upah yang sesungguhnya dibayar. Biaya standar adalah biaya yang dibayar
berdasarkan volume pekerjaan dilapangan dikalikan koefisien analisa
BOW dikalikan dengan harga
standar dari harga
DPU Kota,2004. Selisih harga
bahan baku (material
price variance) dihitung
dengan membandingkan antara harga
bahan baku yang
sesungguhnya dengan harga bahan
baku menurut standar. Selisih
ini timbul karena
perusahaan telah membeli
bahan baku lebih
tinggi atau lebih rendah
dibanding harga standar. Jumlah selisih harga
bahan baku dihitung dengan cara
mengalikan selisih harga
bahan baku per
satuan dengan kuantitas sesungguhnya yang
dibeli. Selisih kuantitas
bahan baku (material
quantity or use variance)
adalah selisih yang
timbul karena telah
dipakai kuantitas bahan
baku yang lebih besar
atau lebih kecil
dibandingkan dengan kuantitas
standar di dalam pengolahan produk. Jumlah rupiah
selisih kuantitas bahan baku dapat dihitung sebesar selisih kuantitas bahan
baku dikalikan harga standar bahan baku perbuah.
Dari perhitungan didapatkan
penyimpangan karena selisih
harga pembelian bahan baku
sebesar 0,38%; karena
selisih kuantitas bahan
sebesar 19,04%, dengan
jumlah penyimpangan karena biaya
bahan 18,60% terhadap
biaya bahan standar.
Penyimpangan karena selisih
upah didapat sebesar
62,01% terhadap upah
standar. Total penyimpangan yang
terjadi (karena bahan
+ upah) adalah
36,03% terhadap standar biaya
bahan dan upah
standar. Bila diperhitungkan terhadap biaya
tidak langsung, penyimpangan yang
terjadi 18,90% dan
bila diperhitungkan semua
pajak, maka penyimpangan yang terjadi
13,82% dari biaya standar.
Kata kunci: Variance,
penyimpangan, biaya standar, biaya sebenarnya, biaya actual
Penulis: I Made Sukada Wenten,
I Wayan Yansen dan I Gde Astawa Diputra
Kode Jurnal: jptsipildd070048