Studi Pola Sirkulasi Arus Laut di Perairan Pantai Provinsi Sumatera Barat
Abstract: Salah satu aspek
oseanografi yang penting untuk mengetahui hidrodinamika dari suatu perairan
adalah polapergerakan arus. Wilayah pantai Sumatera Barat memiliki topografi
yang unik, terdiri dari banyak pulau, teluk dan tanjung serta terdapat
pertemuan 2 massa air besar. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan
informasi mengenai kondlsi arus perairan Sumatera Barat. Metode pengukuran data
arus di lapangan menggunakan metode Eularian. Sedangkan metode deskriptif
digunakan untuk analisa hasil penelitian dan model matematis diperlukan untuk
membantu analisis tersebut terutama untuk pola arus secara spasial. Penentuan
lokasi sampling menggunakan metode pertimbangan (Purposive Sampling Method)
sebanyak 3 lokasi. Pengambilan data lapangan dibagi menjadi 3 kondisi musim
yaitu musim peralihan (27-30 April 2004), musim timur (9-12 Juli2004) dan musim
barat (24-27 Nopember 2004). Lokasi penelitian berada di wilayah perairan
sebelah barat Provinsi Sumatera Barat, yang meliputi perairan sekitar Padang,
Kab. Padang (Lokasi 1), Pariaman, Kab.Padang Pariaman (Lokasi 2), dan Painan,
Kab. Pesisir Selatan (Lokasi 3). Data survey lapangan yang diperolehakan
digunakan sebagai veriffkasi hasil model matematis yang dibuat. Berdasarkan
hasil penelitian diperoleh bahwa pola pergerakan arus di perairan pantai Suma
tera Barat di pengaruhi oleh pasut serta pola arus regional di Samudera Hindia.
Dari hasil pengamatan lapangan, kecepatan arus terbesar terjadi pada musim
peralihan, dengan kecepatan maksimal mencapai 0,358 - 0,397 m/dt dengan arah
dominan ke tenggara hingga selatan. Pada musim timur kecepatan arus maksimal
mencapai 0,22 - 0,24 m/dt dengan arah dominan ke arah tenggara. Sedangkan pada
musim barat kecepatan arus maksimal 0,22-0,29 m/dt dengan arah dominan kearah
utara hingga selatan.
Kata kunci: Oseanografi, Arus,
Pasut, Model, Sumatera Barat
Penulis: Denny Nugroho
Sugianto, Agus ADS
Kode Jurnal: jpperikanandd070063