PENYIMPANAN BENIH PADI MENGGUNAKAN BERBAGAI JENIS PENGEMAS
Abstract: Penelitian
penyimpanan benih padi menggunakan berbagai jenis pengemas bertujuan untuk
mengetahui pengaruh tiga jenis bahan pengemas dan lama penyimpanan terhadap
kadar air dan daya berkecambah benih padi. Penelitian dilaksanakan pada bulan
April – Desember 2009. Menggunakan benih padi varietas Cimelati (tipe SS),
hasil panen oleh kelompok tani Ngudi Rahayu di dusun Tangkilan, Sumbermulyo,
Bambanglipuro, Kabupaten Bantul bulan April 2009. Benih padi dikemas
menggunakan tiga macam jenis pengemas yaitu 1) kantong plastik ketebalan 0,8
mm; 2) Kaleng bertutup dan 3). Kaleng kedap udara. Sampling dilakukan setiap bulan,
untuk menganalisis kadar air dan daya kecambah benih padi dan pada awal dan
akhir pengamatan dianalisis benih yang terinfeksi kapang. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penggunaan tiga jenis bahan pengemas benih padi tidak
menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap kadar air benih padi. Demikian juga daya
kecambah benih padi selama penyimpanan tidak berbeda nyata selama penyimpanan
menggunakan tiga jenis pengemas. Sehingga tiga jenis bahan pengemas tersebut
dapat digunakan sebagai pengemas pada penyimpan benih padi. Pengemasan
menggunakan kaleng kedap udara dapat direkomendasi sebagai bahan pengemas benih
padi, hal ini disebabkan karena setelah penyimpanan selama tujuh bulan kadar
air benih padi <13% dan daya kecambahnya > 90%, dan pada akhir pengamatan
benih yang terinfeksikapang 72% (lebih rendah dari dua kemasan yang lain)
dengan demikian benih padi tersebut masih layak untuk dijadikan benih karena sesuai
SNI.
Kata kunci:
benih padi, pengemas, padi, penyimpanan
Penulis: Siti
Rahayu, Yeyen Prestyaning Wanita, Mahargono Kobarsih
Kode Jurnal: jppertaniandd110085