PENGARUH PENGGUNAAN DAGING BUAH PALA DALAM PAKAN (MYRISTICA FRANGRANS HOUTT) TERHADAP KINERJA AYAM BROILER PADA KEPADATAN KANDANG YANG BERBEDA
ABSTRACT: Penelitian bertujuan
untuk mengetahui pengaruh level penggunaan tepung daging buah pala dalam pakan
terhadap kinerja ayam broiler pada tingkat kepadatan kandang yang berbeda.
Seratus delapan puluh (180) ekor ayam broiler strain Lohman jenis kelamin
jantan secara acak dibagi menjadi 36 kelompok yang mendapatkan pakan sesuai
dengan periode pemeliharaan ayam broiler dan air minum diberikan secara ad
libitum. Perlakuan terdiri dari sembilan kombinasi yaitu percobaan luas lantai
0,10; 0,08; 0,06 m2/ekor dan level daging buah pala adalah 0, 1, dan 2% dengan
empat kelompok sebagai ulangan masing-masing terdiri dari lima ekor. Percobaan
biologis dilakukan selama 5 minggu. Sebelum dilakukan pemotongan diambil sampel
darahnya untuk selanjutnya dilakukan analisis laboratorium kadar leukosit
darah. Kadar glikogen sesaat setelah pemotongan, kadar asam laktat dan derajat
keasaman daging paha dilakukan enam jam setelah pemotongan. Data yang diperoleh
dianalisis dengan menggunakan analisis variansi Rancangan Acak Lengkap pola
Faktorial 3 x 3, apabila berbeda nyata dilakukan uji banding dengan uji
Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penggunaan level aditif tepung daging buah pala pada luas kandang yang berbeda
berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan,
konversi pakan, jumlah leukosit, glikogen daging dan asam laktat daging.
Terdapat interaksi antara luas kandang dengan level aditif terhadap konsumsi
ransum ayam broiler. Penggunaan level aditif tepung daging buah pala level 2%
pada luas kandang 0,10 m2/ekor dapat meningkatkan pertambahan bobot badan, dan
efiensi pakan.
Kata kunci: Broiler, Tepung
daging buah pala (Miristica fragrans Houtt), Luas lantai, Jumlah leukosit,
Karakteristik karkas
Penulis: Sri Utami, Zuprizal,
Supadmo
Kode Jurnal: jppeternakandd120023