PENGARUH INTENSITAS CAHAYA DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT ROSELLA
ABSTRAK: Penelitian tentang
pengaruh naungan dan media tanam terhadap pertumbuhan bibit rosela dilakukan di Kebun Percobaan Puslitbang
Biologi, LIPI. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun
secara faktorial 2 faktor dengan 5 kali ulangan. Faktor 1 adalah tingkat
naungan terdiri dari 3 taraf yaitu: 0%, 25% dan 50%. faktor 2 adalah macam
media (campuran tanah:pukan:kompos), terdiri dari 6 taraf, yaitu: 1:0:0, 1:1:1,
1:1:2, 3:1:1, 1:2:1, dan 2:1:1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan
tanpa naungan memberikan pengaruh yang terbaik untuk mempercepat pertumbuhan
bibit rosela (Hibiscus sabdariffa L.) terlihat pada semua parameter yang
diamati paling tinggi (tinggi tanaman 68,79 cm; jumlah daun 37,92; diameter
batang 6,08 mm; panjang akar 24,09 cm; jumlah akar 24,08; berat kering tajuk 9,24
g; berat kering akar 2,05 g dan indeks mutu bibit 0,277. Media 1:1:1 lebih baik
memicu pada jumlah daun (50.38), panjang akar (29.25) and berat kering tajuk
(9.64 g). media 1:1:2 memicu lebih baik pada tinggi tanaman (62.50 cm); dan
media 2:1:1. memicu lebih baik pada diameter
batang (10.14 mm) dan jumlah akar (29.51).
Kata kunci: Cahaya, media tanam, pertumbuhan, dan rosella
Penulis: Ninik Setyowati
Kode Jurnal: jppertaniandd110131