PEMATAHAN DORMANSI BENIH TANJUNG (Mimusops elengi L.) DENGAN SKARIFIKASI DAN PERENDAMAN KALIUM NITRAT

INTISARI: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh skarifikasi dan perendaman KNO3  terhadap  kecepatan  pematahan  dormansi  biji  tanjung  (Mimusops  elengi L.)  serta  mengetahui  kombinasi  perlakuan  terbaik  dari  seluruh  perlakuan  yang dicobakan.  Penelitian  juga  bertujuan  untuk  mengetahui  perombakan  cadangan makanan benih dan respirasi pada fase perkecambahan. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juni 2011 sampai dengan November 2011 di Laboratorium Teknologi Benih  dan  Rumah  Kaca  Banguntapan  Fakultas  Pertanian  Universitas  Gadjah Mada Yogyakarta.
Penelitian  menggunakan  rancangan  2x5  faktorial  ditambah  1  perlakuan kontrol  diatur  dalam  Rancangan  Acak  Lengkap,  diulang  4  kali.  Faktor  pertama adalah  perlakuan  skarifikasi  yang  terdiri  dari  2  aras  yaitu  pelukaan  dan  tanpa pelukaan.  Faktor  kedua  adalah  perlakuan  kimiawi  yang  terdiri  atas  5  aras  yaitu perendaman  KNO3  dengan  konsentrasi  0,1%;  0,2%;  0,3%;  0,4%;  dan  0,5%. Sedang  perlakuan  kontrol  adalah  perendaman  benih  dalam  air  tanpa  pelukaan. Parameter yang diamati adalah berat 50 benih, kadar air, suhu perkecambahan, gaya berkecambah, indeks vigor, indeks vigor hipotetik, respirasi dan persentase kandungan  asam  lemak  bebas  benih.  Data  dianalisis  menggunakan  analisis varian dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test dengan α=5%. Sedang data  perombakan  cadangan  makanan  (asam  lemak  bebas)  dan  respirasi  diikuti dengan  mengecambahkan  70  biji  tanjung  dengan  3  ulangan,  sedangkan pengujian statistikanya menggunakan uji dua rerata.
Hasil  penelitian  memperlihatkan  bahwa  rerata  kombinasi  perlakuan (skarifikasi  dan  perendaman  KNO3)  memberikan  nilai  kecepatan  berkecambah 42,6  hari  lebih  awal  dibandingkan  kontrol  dengan  persentase  perkecambahan 75,3%.  Kombinasi  perlakuan  terbaik  adalah  pada  perlakuan  tanpa  skarifikasi dengan  konsentrasi  KNO3  0,5%  dan  0,4%  yang  masing-masing  dapat mempercepat perkecambahan benih 63,75 dan 47,75 hari lebih awal dari kontrol.
Kata kunci: Dormansi, tanjung (Mimusops elengi L.), KNO3
Penulis: Djati Widhityarini, Suyadi Mw, Aziz Purwantoro
Kode Jurnal: jppertaniandd130195

Artikel Terkait :