OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS LAHAN PASIR PANTAI MELALUI BUDIDAYA TANAMAN KUBIS BAWAH NAUNGAN DAN PEMBERIAN LAPISAN BENTONIT

ABSTRAK: Tanaman kubis lahan pasir pantai memiliki peranan penting dalam mencapai ketahanan pangan nasional dan  memanfaatkan  peluang  pasar  luar  musim  kubis  dataran  tinggi  dalam  rangka  meningkatkan  pendapatan petani  dan  produktivitas lahan. Teknologi  spesifik  lokasi  yang  belum lengkap menyebabkan hasil  kubis  masih lebih  rendah  daripada  potensinya.  Penelitian  bertujuan  menentukan  naungan  optimum  bagi  pertumbuhan tanaman kubis di lahan pasir pantai tanpa dan dengan lapisan bentonit.  Penelitian dilaksanakan di lahan  pasir pantai  Samas,  Bantul,  Daerah  Istimewa  Yogyakarta  dari  Januari  2005  sampai  Mei  2006.    Naungan  dan pemberian  lapisan  kedap  dari  campuran  bentonit  dan  pasir  15%  tebal  2  cm  pada  jeluk  30  cm  berinteraksi mempengaruhi  total  lengas  tanah,  lebar  bukaan  stomata,  kadar  klorofil,  panjang  akar,  luas  daun  penutup, pertumbuhan dan hasil tanaman.  Tanaman tanpa naungan dengan intensitas cahaya (ISMH) 537,7  mol.m-2.det-1  di lahan tanpa lapisan bentonit  memiliki kadar prolin daun  7,8  mol.g-1 lebih tinggi daripada  daun tanaman di lahan dengan lapisan bentonit 7,1  mol.g-1.  Lapisan bentonit menyediakan lengas segera tersedia lebih lama daripada tanpa lapisan bentonit.   Tanaman  kubis    bawah    naungan 20,5%  dengan intensitas cahaya 427,3  mol.m-2.det-1  di  lahan  tanpa  lapisan  kedap  memberikan  hasil  maksimum  34,3  t.ha-1  mengikuti  persamaan  kudratik  Ybsh.tb  =  4,15  +0,141  X  ismh  –1,65  10-4  X2 ismh, (R2=0,786**).  Di  lahan  dengan  lapisan  bentonit, pemberian  naungan    menurunkan  hasil  secara  linier  sesuai  persamaan  Ybsh.db  =  13,0759  +0,056632  X  ismh   (R2=0,819) dengan hasil  maksimum 44,4  t.ha-1, 136,6% lebih tinggi daripada lahan tanpa lapisan bentonit. 
Kata kunci:  naungan optimum, lapisan bentonit,  produktivitas kubis, lahan pasir pantai
Penulis: Saparso, Tohari, Dj. Shiddieq dan B. Setiadi
Kode Jurnal: jppertaniandd080068

Artikel Terkait :