KUALITAS AIR SUNGAI CILIWUNG DITINJAU DARI PARAMETER MINYAK DAN LEMAK
ABSTRAK: Sungai Ciliwung
dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti sumber baku air minum, industri,
perikanan dan pertanian. Pengambilan contoh dilakukan pada 10 stasiun, yaitu
Cisarua Bogor, Gadog Bogor, Kedung Halang dan Kelapa Dua (Srengseng Sawah),
Kalibata, Kampung Melayu, Manggarai, Guntur, Jl.Kyai Haji Mas Masyur dan Jl.
Teluk Gong. Hasil yang diperoleh dibandingkan dengan baku mutu menurut SK Gub
Jabar No. 38 Tahun 1991 dan SK Gub DKI Jakarta No. 582 Tahun 1995, diuji secara
statistik dengan melihat keeratan hubungan antara parameter organik (COD) dan
minyak-lemak pada seluruh stasiun dengan menggunakan regresi linier. Kandungan
minyak dan lemak di Sungai Ciliwung berkisar antara 0 – 9.04 mg/l, di stasiun
3-10 dan telah melampaui baku mutu. Nilai R2 = 0.66 menunjukkan keeratan minyak
dan lemak dengan COD serta rasio BOD/ COD 0.45 menandakan limbah tersebut
bersifat persisten.
Kata Kunci: minyak dan lemak,
persisten
Penulis: Diana Hendrawan
Kode Jurnal: jpperikanandd080013