Komposisi Jenis dan Distribusi Gastropoda di Kawasan Hutan Mangrove Segara Anakan Cilacap
Abstract: Hutan mangrove
Segara Anakan Cilacap merupakan kawasan hutan mangrove terluas di Pulau Jawa
yang masih tersisa. Ekosistem di lokasi ini mempunyai produktivitas tinggi yang
berperan sebagai tempat pemijahan, pembesaran, dan mencari makan bagi berbagai
jenis hewan seperti ikan, krustasea, dan moluska. Gastropoda merupakan moluska
yang paling banyak hidup pada hutan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis komposisi, kelimpahan jenis dan distribusi gastropoda di kawasan
hutan mangrove Segara Anakan Cilacap di Klaces dan Sapuregel yang masing-masing
mempunyai tingkat sedimentasi yang tinggi dan rendah. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa di hutan mangrove Segara Anakan Cilacap ditemukan 29 jenis
dari 10 famili gastropoda. Sedimentasi yang lebih tinggi di Klaces menyebabkan
jumlah jenis dan kelimpahan individu gastropoda lebih banyak (24 jenis, 58,2
ind./m2) daripada Sapuregel (19 jenis dan 15,71 ind./m2 ) dengan Indeks
KesamaanKomunitas 65,12%. Di Klaces, kemelimpahan gastropoda semakin tinggi
dengan makinjauhnya lokasi dari pantai karena adanya tekanan Hngkungan yang
berupa sampah organik maupun anorganik di sebagian besar pantai, namun di
Sapuregel hampirsama.
Kata kunci: mangrove,
gastropoda, jenis, distribusi
Penulis: Rudhi Pribadi, Retno
Hartati, Chrisna A. Suryono
Kode Jurnal: jpperikanandd090029