Kombinasi Pupuk Organik-NPK dalam Rotasi Tanaman Berbasis Padi untuk Peningkatan Sifat Kimia Tanah dan Hasil Padi
Abstract: Tujuan penelitian
adalah memperbaiki sifat kimia tanah dan meningkatkan hasil padi dalam rotasi
ranaman berbasis padi. Percobaan lapangan dilaksanakan di Kabupaten Sragen
bulan Juli 2005 sampai Juli 2006. Percobaan musim tanam I menggunakan perlakuan
faktor tunggal, yakni macam residu tanaman yang disusun dalam RCBD terdiri atas
3 perlakuan, yaitu residu padi, kacang tanah dan kedelai. Percobaan tahap II
dan III menggunakan rancangan petak terbagi yang disusun dalam RCBD, diulang 3
kali. Petak utama adalah residu tanaman, berasal dari pengembalian sisa hasil
tanaman percobaan musim tanam I. Anak petak adalah pupuk organik merupakan
percobaan musim tanam II dan III, terdiri atas 7 aras yaitu pupuk organik + NPK
dosis rekomendasi, pupuk organik + NPK dosis optimum, pupuk organik + NPK dosis
petani, NPK dosis rekomendasi, NPK dosis optimum, NPK dosis petani dan tanpa
pupuk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar bahan organik, N-total dan K-tertukar
pada ketiga macam rotasi tanaman tidak berbeda nyata. Kadar P-tersedia pada
rotasi tanaman padi-padi-padi baik dengan maupun tanpa pupuk organik nyata
lebih tinggi dibandingkan dengan legum-padi-padi. Produktivitas padi pada
rotasi tanaman legum-padi-padi nyata lebih tinggi dibandingkan dengan rotasi
tanaman padi-padi-padi. Pupuk organik mampu mensubtitusi pupuk NPK sebesar 30%.
Kata kunci: pupuk organik;
rotasi tanaman; sifat kimia tanah; hasil padi
Penuli: Oktavia S. Padmini,
Tohari, Djoko Prajitno, dan Abdul Syukur
Kode Jurnal: jppertaniandd120032