KESIAGAAN PAKAN PADA TERNAK SAPI SKALA KECIL SEBAGAI STRATEGI ADAPTASI TERHADAP PERUBAHAN IKLIM MELALUI PEMANFAATAN BIODIVERSITAS FLORA LOKAL
INTISARI: Sumber daya flora
lokal untuk pakan memiliki nilai penting, khususnya untuk ketahanan masyarakat
petani di dalam menghadapi perubahan iklim global. Ketersediaan hijauan pakan
untuk ternak pada ekosistem lahan kering tergantung kepada ketersedian air.
Dampak perubahan iklim dirasakan pada bergesernya pola curah hujan, bahkan terhadap
mulainya masa musim kering. Hal tersebut harus diantisipasi dengan kesiapan
masyarakat lokal di dalam memahami ketersedian pakan dan pengelolaannya pada
masing-masing musim. Di kawasan Bali Bagian Timur dan kawasan Nusa Tenggara
(Barat dan Timur) iklim kering tahun 2004 menyebabkan krisis pakan. Mengacu
kepada permasalahan tersebut di atas, penelitian telah dilakukan dengan tujuan
inventarisasi sumberdaya hayati flora potensial di lahan kering. Fokus bahasan
dilakukan berdasar kepada hasil survei dan pengumpulan data sekunder. Diperoleh
22 tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk hijauan (forage feed) yang materialnya
berlimpah pada musim hujan; sedangkan 15 ragam sumber pakan lainnya dapat
dijadikan pakan awetan (silage) maupun pakan hijauan pada musim peralihan dan
sepanjang musim kering. Hasil analisis menunjukkan bahwa saat ini yang perlu
dilakukan adalah introduksi teknologi fermentasi silase untuk pengawetan pakan
untuk persediaan musim kemarau. Terkait dengan pengembangan teknologi tersebut
maka dilakukan kajian terhadap peran mikrobia penghidrolisis senyawa polimer
dan proses fermentasi dengan keberadaan mikrobia GRAS (Generally Recognized as
Safe) yang diawali oleh peran Lactobacillus plantarum. Hasil kajian dapat
menjadi acuan dalam mengatasi dampak perubahan iklim di wilayah lahan kering,
melalui aplikasi teknologi mikrobia fungsional pada pengelolaan pakan ternak
sapi petani lokal yang berskala kecil.
Kata kunci: Sumberdaya flora
lokal, Iklim lahan kering, Pakan terfermentasi, Lactobacillus plantarum
Penulis: Maman Rahmansyah,
Arwan Sugiharto, Atit Kanti dan I Made Sudiana
Kode Jurnal: jppeternakandd130044