Kajian Perendaman Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb.) dalam Urin Sapi dan Air Kelapa untuk Mempercepat Pertunasan
Sari: Temulawak merupakan
tanaman yang banyak digunakan sebagai bahan baku obat tradisional. Dalam
budidaya temulawak yang menjadi kendala adalah rimpang tidak tumbuh dengan
cepat dan serempak. Penelitian mengenai pengaruh konsentrasi air kelapa dan
urin sapi terhadap percepatan pertunasan temulawak bertujuan untuk memperpendek
masa tertundanya pertunasan temulawak dan menentukan konsentrasi larutan urin
sapi dan air kelapa yang paling baik bagi percepatan pertunasan bibit
temulawak. Penelitian ini dilakukan di Padukuhan Pusmalang, Cangkringan,
Yogkarta pada bulan Agustus hingga November 2012. Penelitian yang dilakukan
menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 8 pelakuan dan 3 ulangan. Perlakuan
yang diberikan adalah perendaman dalam urin sapi konsentrasi 25%, 50%, dan 75%,
air kelapa konsentrasi 25%, 50%, dan 75%, serta kontrol berupa perendaman dalam
akuades dan tanpa perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman
rimpang temulawak dalam air kelapa konsentrasi 50% dapat meningkatkan indeks
vigor tanaman temulawak.
Kata kunci: air kelapa,
konsenterasi, urin sapi, temu lawak, perendaman
Penulis: Asma Karimah,
Setyastuti Purwanti, Rohlan Rogomulyo
Kode Jurnal: jppertaniandd130202