Kajian Infeksi Xanthomonas oryzae pv oryzae Terhadap Beberapa Genotipe Padi : Hubungan Kandungan Hara dengan Intensitas Penyakit
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk menguji tanggap beberapa materi genotipe/varietas padi di lapangan
terhadap penyakit hawar daun bakteri (HDB) serta kaitannya dengan kadar nutrisi
yang dianalisis setelah proses infeksi terjadi. Daun yang terinfeksi HDB
menunjukkan kadar hara N dan P yang relatif tidak jauh berbeda; tetapi
kandungan K dan protein terutama pada genotipe IR BB5 (xa-5) dan IR BB7 (Xa-7)
sedikit lebih tinggi dibanding varietas lainnya. Cisadane yang menunjukan
keparahan HDB paling rendah mempunyai kandungan N, P, K dan protein terkecil.
Kandungan gula tanaman padi yang diuji bervariasi dengan kisaran 0,29% sampai
1,33%; masing-masing dengan kadar gula reduksi (GR) tertinggi pada
genotipe/varietas Cisadane dan terendah pada varietas IR 64. Kandungan gula
dalam tanaman padi tampaknya mempengaruhi ketahanan terhadap infeksi HDB.
Umumnya makin tinggi kadar gula tanaman padi semakin menunjukkan keparahan HDB
yang rendah dan sebaliknya. Demikian pula semakin tinggi nisbah GR/N akan
semakin mengurangi kejadian HDB maupun keparahan HDB pada padi. Berdasarkan
hasil monitoring ras dominan Xanthomonas oryzae pv oryzae (XOO) yang ada di
lokasi percobaan baik terhadap kejadian maupun keparahan penyakit HDB dapat
disimpulkan bahwa ras yang menginfeksi padi di lokasi Ciranjang-Cianjur pada MH
2007 adalah kelompok ras IV karena tidak satupun dari varietas diferensial yang
diuji bereaksi tahan terhadap patogen XOO; yang ditunjukkan dengan kisaran
keparahan penyakit HDB dari 20,3% sampai 83,3%.
Key words: rice genotypes;
XOO, plant nutrition, BB of rice; race IV
Penulis: Y. Suryadi dan T. S.
Kadir
Kode Jurnal: jppertaniandd120029