Evaluasi Pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kota Samarinda Nomor 16 Tahun 2002 Tentang Penertiban dan Penanggulangan Gelandangan Pengemis Di Kota Samarinda
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana evaluasi pelaksanaan peraturan daerah kota
samarinda nomor 16 tahun 2002 tentang
penertiban dan penanggulangan gelandangan pengemis di samarinda dan apa saja
yang menjadi faktor pendukung dan penghambat proses penertiban dan
penanggulangan gelandangan pengemis tersebut. Pada penelitian ini penulis
menggunakan teknik analisis data model interaktif dengan Purposive Sampling
sebagai teknik untuk menentukan informannya. Data yang diperlukan
dikumpulkan melalui Keperpustakaan
(Library Research) dan penelitian lapangan (Field Work Research) melalui
observasi, wawancara dengan informan serta dokumentasi.
Kesimpulan dari hasil penelitian yang diperoleh bahwa Kantor Satpol PP
dan Dinas Kesejahteraan Sosial telah melaksanakan proses penertiban dan
penanggulangan gelandangan pengemis sesuai dengan Peraturan Daerah (PERDA)
Nomor 16 Tahun 2002 tetapi masih saja banyak gelandangan pengemis yang
melakukan perbuatan meminta-minta belas kasihan orang lain di tempat umum yang
mengganggu ketertiban umum. Masalah utama yang menjadi penghambat dalam proses
penertiban dan penanggulangan gelandangan pengemis adalah keterbatasan dana dan
kurangnya kerjasama antar Kantor Dinas Kesejahteraan Sosial dan Kantor Satpol
PP Kota Samarinda. Pada dasarnya Kantor Satpol PP dan Dinas Kesejahteraan
Sosial Kota Samarinda akan terus berusaha untuk melakukan tugasnya dengan baik
dan penuh tanggung jawab sebagaimana mestinya agar Kota Samarinda menjadi Kota
Teduh, Rapi, Aman dan Nyaman (TEPIAN).
Kata Kunci: Evaluasi
Penulis: Lisa Yulianti Kusuma
Anggraini
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd130780