EVALUASI KESESUAIAN LAHAN KUALITATIF UNTUK PENGEMBANGAN JAGUNG PADA LAHAN PASANG SURUT DI SUNGAI BULAN, KALIMANTAN BARAT
Abstract: Pengembangan jagung
di lahan pasang surut di Kalimantan Barat cukup strategis, karena memiliki
lahan pasang surut yang cukup luas sekitar 1,9 juta hektar, masih kurangnya
bahan pakan ternak, berbatasan langsung dengan negara Malaysia sehingga peluang
pasar cukup besar. Provinsi Kalimantan Barat telah mencanangkan program
pengembangan jagung 500.000 ton pipilan kering hingga tahun 2012 melalui
peningkatan luas panen hingga 100.000 ha dan produktivitas 5 ton/ha. Program
intensifikasi dengan berbagai cara telah dilakukan, sedangkan perluasan areal
tanam untuk tanaman jagung masih belum optimal, oleh karena itu pengembangan
tanaman jagung di lahan pasang surut
perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kelas kesesuaian lahan tanaman jagung di lahan pasang surut, yang
keluarannya berupa peta kesesuaian lahan aktual dan potensial untuk tanaman jagung yang dapat sebagai acuan
oleh para pengguna seperti petani, Pemerintah Daerah maupun pihak pengusaha di
dalam memilih alternatif teknologi pemanfaatan dan pengembangan jagung di lahan
pasang surut. Penelitian dilaksanakan di Sungai Bulan, Provinsi Kalimantan
Barat. Metode yang digunakan metode survei dan analisis laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas
kesesuaian lahan untuk tanaman jagung di wilayah Sungai Bulan pada umumnya
sesuai marginal (S3 wa oa rc nr xs fh) , dengan faktor penghambat terutama
disebabkan oleh curah hujan tinggi, drainase tanah, kejenuhan basa rendah,
tanahnya sangat masam, dan adanya genangan. Pembuatan guludan, pengaturan tata
air mikro, pemberian amelioran berupa kapur dan bahan organik serta pemupukan
berimbang dapat meningkatkan kelas kesesuaian lahan menjadi cukup sesuai (S2).
Kata kunci: Pasang surut,
marginal, kesesuaian lahan, pengembangan, jagung
Penulis: Muhammad Hatta, B. H.
Sunarminto, B. D. Kertonegoro, E. Hanudin
Kode Jurnal: jppertaniandd110097