ANALISIS PERMINTAAN DAN PREDIKSI KONSUMSI SERTA PRODUKSI DAGING BROILER DI KOTA KENDARI PROPINSI SULAWESI TENGGARA
ABSTRACT: Penelitian dengan
tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging
broiler di Kota Kendari, mengetahui respon (elastisitas) jumlah penduduk,
pendapatan, harga daging broiler, daging sapi, daging ayam buras, telur, ikan
bandeng, minyak goreng, beras dan kejadian flu burung terhadap perubahan
permintaan daging broiler, dan memprediksi kebutuhan daging broiler di Kota
Kendari. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja berdasarkan populasi
terbesar. Metode penelitian adalah deskriptif analisis menggunakan data
sekunder (time series) tahun1994-2008 meliputi jumlah penduduk, pendapatan,
harga daging broiler, daging sapi, daging ayam buras, telur, ikan bandeng,
minyak goreng dan beras. Estimasi fungsi permintaan menggunakan analisis Regresi
Linier Berganda dalam logaritma. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa
secara bersama-sama variabel independen memberikan pengaruh signifikan
(P<0,01) terhadap variabel dependen dengan nilai R2 sebesar 0,9804. Secara
parsial jumlah penduduk, pendapatan, harga daging broiler, harga daging sapi,
harga telur, harga ikan bandeng, harga minyak goreng dan harga beras,
masing-masing berpengaruh terhadap permintaan daging broiler. Prediksi konsumsi
daging broiler tahun 2015 mencapai 428.463 kg. Peningkatan jumlah penduduk,
pendapatan perkapita, harga daging sapi dan ikan bandeng dapat menyebabkan
meningkatnya permintaan daging broiler. Peningkatan harga daging broiler,
minyak goreng dan beras dapat menurunkan permintaan daging broiler. Elastisitas
pendapatan terhadap permintaan daging broiler masyarakat Kota Kendari bernilai
positif dan kurang dari satu, menunjukkan bahwa daging broiler termasuk barang
superior yang merupakan barang kebutuhan pokok. Elastisitas harga daging
broiler sendiri bersifat inelastis yang menunjukkan daging broiler merupakan
barang kebutuhan pokok. Daging broiler merupakan barang substitusi bagi daging
sapi dan ikan bandeng, sedangkan minyak goreng dan beras termasuk barang
komplementer. Perkembangan konsumsi daging broiler cenderung mengalami
peningkatan, seiring dengan bertambahnya waktu dan jumlah penduduk.
Kata kunci: Permintaan, Daging
broiler, Elastisitas
Penulis: Hairil Adzulyatno
Hadini, Sudi Nurtini, Endang Sulastri
Kode Jurnal: jppeternakandd110096