ANALISIS MODEL HABBERSTAD PADA PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS AGROINDUSTRI KEDELAIDI KABUPATEN BANYUMAS JAWA TENGAH
ABSTRAK: Posisi keseimbangan
penawaran dan permintaan
nasional dalam sepuluh
tahun terakhir menunjukkan adanyakekurangan penawaran
kedelai di dalam negeri. Tujuan dilakukan penelitian adalah mengetahui
produktivitas parsial dan produktivitas
total agroindustri berbasis
komoditas kedelai dan
produk olahannya di
Kabupaten Banyumas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada produktivitas
parsial: 1) produktivitas tenaga kerja
cenderung menurun yang
disebabkan oleh rendahnya
produktivitas tenaga kerja
itu sendiri: 2) produktivitas
modal cenderung menurun yang
disebabkan oleh rendahnya
volume penjualan dan
meningkatnya jumlah modal;
3)produktivitas produksi tidak menunjukkan fluktuasi
yang mencolok yang disebabkan oleh peramalan permintaan; 4) perencanaan dan
pengendalian produksi yang relatif cermat; 5) produktivitas organisasi
cenderung menurun yang disebabkan oleh turunnya
volume penjualan; 6)
produktivitas penjualan cenderung
menurun yang disebabkan
oleh luaran bernilai negatif; dan7)
produktivitas produk menurun
yang disebabkan oleh
pemborosan biaya produksi.Sedangkan produktivitas total
cenderung menurun yang disebabkan oleh pemborosan biaya produksi.
Kata kunci: Habberstad, produksi, produktivitas,
agroindustri, kedelai
Penulis: Anny Hartati dan
Anisur Rosyad
Kode Jurnal: jppertaniandd080073