UPAYA MENINGKATKAN EMPATI DALAM BERINTERAKSI SOSIAL MELALUI DINAMIKA KELOMPOK PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING
Abstrak: Penelitian ini
dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di SMP Negeri 9 Se-marang yang
menunjukkan bahwa adanya siswa yang memiliki empati dalam ber-interaksi sosial
yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui upaya dan keberhasilan
dalam meningkatkan empati dalam berinteraksi sosial siswa mela-lui dinamika
kelompok pendekatan experiential learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian
tindakan bimbingan dan konseling. Subjek penelitian adalah 10 siswa yang
memiliki empati dalam berinteraksi sosial rendah. Metode pengumpulan data yang
digunakan adalah skala psikologis dan observasi. Hasil uji Wilcoxon diperoleh thitung
55,0> 8,0 ttabel atau berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil ini
menun-jukkan empati dalam berinteraksi sosial siswa dapat ditingkatkan setelah
mendapat-kan dinamika kelompok pendekatan experiential learning. Empati dalam
berinter-aksi sosial siswa sebelum memperoleh dinamika kelompok pendekatan
experiential learning 51,19% dengan kategori rendah. Setelah memperoleh
dinamika kelompok pendekatan experiential learning 81,96% dengan kategori
tinggi. Pasca siklus I pen-ingkatan empati dalam berinteraksi sosial sebesar
14,93 % dari kondisi awal. Pasca siklus II peningkatan empati dalam
berinteraksi sosial sebesar 15,84 % dari siklus I. Selain itu, siswa mengalami
perkembangan perilaku yang lebih baik dilihat dari meningkatnya indikator: peka
terhadap orang lain, percaya, memahami, kesadaran terhadap orang lain,
keterbukaan, kontak sosial, dan komunikasi sosial.
Keywords: empathy in social
interac-tion, experiential learn-ing, group dynamics
Penulis: Septi Wulandari, Ninik
Setyowani, Heru Mugiarso
Kode Jurnal: jpbkdd120027