STUDI TENTANG PENYESUAIAN DIRI MANTAN NARAPIDANA DI KECAMATAN BANJARNEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan mendeskripsikan penyesuaian diri mantan narapidana dilihat dari aspek
psikologi, aspek fisik, aspek sosial, aspek ekonomi, dan aspek keagamaan.
Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil
penelitian: Penyesuaian diri mantan narapidana dilihat dari (1)Aspek Psikologi:
HDR dan SWN merubah tingkah lakunya mengurangi nongkrong dengan teman-temannya.
Ketiga subjek mempertimbangkan pekerjaan yang akan dilakukannya. (2) Aspek
fisik: HDR dan SWN selalu mengenakan atasan berlengan untuk menutupi tatonya.
RSN masih berpenampilan sama seperti masyarakat pada umumnya. HDR berusaha
menghilangkan tato di kedua lengannya. (3) Aspek sosial: ketiga subjek dapat
diterima keluarganya. HDR mendapatkan penolakan dari masyarakat, SWN lebih
sering berkumpul dengan teman-teman di desa kelahirannya. (4) Aspek ekonomi:
ketiga subjek mendapatkan pekerjaan yang tidak memerlukan SKCK. Pengelolaan
keuangan RSN dan SWN dikelola oleh istrinya. (5) Aspek keagamaan: intensitas
keagamaan yang diikuti oleh HDR dan SWN bertambah, sedangkan intensitas kegiatan
keagamaan yang diikuti RSN menurun.
Kata Kunci: penyesuaian diri,
mantan narapidana, Kecamatan Banjarnegara
Penulis: ISNA BUSYRAH HANUN
Kode Jurnal: jpbkdd130079