PROBLEMATIKA DALAM KONSELING MULTIKULTURAL ANTARA KONSELOR DENGAN KONSELI BERDASAR PERBEDAAN BUDAYA DI SMA N 1 PRAMBANAN SLEMAN YOGYAKARTA

Abstrak: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  problematika  dalam  konseling  multikultural antara konselor dengan konseli berdasar perbedaan budaya di SMA N 1 Prambanan Sleman Yogyakarta  berfokus  pada  aspek  pemahaman  konseling  multikultural,  kesadaran  budaya,  pesan verbal  dan  non  verbal.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  penelitian  kualitatif  deskriptif. Subyek penelitian adalah guru BK yang pernah melakukan konseling multikultural. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara&observasi langsung. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian, 1) aspek pemahaman konseling multikultural subyek belum mempelajari sehingga belum memahami teori, teknik layanan yang relevan untuk konseling multikultural; 2) aspek kesadaran budaya, penerimaan subyek yang kurang baik dengan wujud prasangka subyek terhadap konseli, seperti konseli Jawa tidak tepat waktu, konseli Jawa tertutup akan permasalahannya; 3) aspek bahasa verbal subyek belum paham bahasa Jawa kromo karena kesulitan memahami  tingkatan-tingkatan  pada  bahasa  Jawa  dan  aspek  bahasa  non  verbal  secara  umum subyek mengerti, tetapi dalam prakteknya sering kesulitan mengartikan bahasa non verbal konseli, seperti diam, kontak mata, menganggukan kepala, tertawa terbahak-bahak, menundukkan wajah.
Kata Kunci: problematika konseling multikultural, perbedaan budaya
Penulis: ERVIANA ANDITASARI
Kode Jurnal: jpbkdd130068

Artikel Terkait :