Penggunaan Simpul-Simpul Komunikasi Sosial sebagai Strategi Kampanye
Abstrak: Kampanye politik di
Indonesia biasanya mahal dan membutuhkan banyak uang untuk penyelenggaraannya.
Pengecualian terjadi pada kampanye Kelik Sumrahadi, dalam kampanye politik
dalam Pemilihan Kepala Daerah di Purworejo tahun 2005. Hanya ada sedikit dana,
didukung oleh kelompok akar rumput yang kuat untuk memunculkan kekuatan
pemimpin pendapat. Banyak kelompok akar rumput yang berempati mendukung dengan
memberikan dana. Tidak hanya dana,mereka juga juga menyediakan dirinya sebagai
mediator atau pemimpin pendapat.
Kata kunci: Kampanye politik,
PILKADA, pemimpin pendapat
Penulis: Catharina Endah
Prihatini
Kode Jurnal: jpkomunikasidd110069