PENCITRAAN PARTAI DEMOKRAT DI HARIAN KOMPAS DAN JAWA POS DALAM PEMBERITAAN PEMERIKSAAN ANAS URBANINGRUM OLEH KOMISI PEMBERANTAS KORUPSI (KPK)
ABSTRACT: Penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui bagaimana Partai Demokrat dicitrakan oleh Harian
Kompas dan Jawa Pos dalam pemberitaan di media terkait pemeriksaan Anas
Urbaningrum oleh KPK. Citra sebagai bagian penting dari sebuah organisasi bisa
dilihat dari bagaimana media mengkonstruksikannya di dalam pemberitaan media.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
framing Robert Entman. Media sebagai sumber informasi menghasilkan pencitraan
terhadap suatu organisasi yang kemudian disajikan kepada pembacanya dan
membentuk pencitraan pembaca terhadap organisasi yang diberitakannya. Oleh
karena itu, dengan menggunakan analisis framing, peneliti ingin meneliti proses
pembentukan suatu berita dan ideologi yang mempengaruhi pembentukan berita
tersebut, dimana hal ini menimbulkan pencitraan tertentu yang ditampilkan oleh
media massa dalam penyajian beritanya, yang berkaitan dengan ideologi media
tersebut. Hasil dari penelitian ini dalam pemberitaan Kompas, Partai Demokrat
terkait pemeriksaan Anas Urbaningrum oleh KPK dicitrakan sebagai partai yang
tidak bersih, dan tertutup sedangkan pada Harian Jawa Pos Partai Demokrat
dicitrakan memiliki solidaritas yang tinggi dan bersifat terbuka.
KEYWORDS: Pencitraan, Partai
Demokrat, Harian Kompas, Harian Jawa Pos, Framing
Penulis: Fransiska Aprilia
Kode Jurnal: jpkomunikasidd130310