PEMBARUAN PEMIKIRAN ISLAM INDONESIA: Negosiasi Intelektual Muslim dengan Modernitas

Abstract: Pembaruan  dalam  Islam  merupakan bagian  penting  dari tradisi yang melekat pada kanvas panjang sejarah kehidupan masyarakat  Muslim. Dinamika awal pembaruan  Islam yang muncul di sepanjang era modern dan di berbagai kawasan, mulai dari Saudi Arabia, Mesir, Turki, India, Afrika Utara, dan  juga  Indonesia,  menegaskan  bahwa  konteks kemodernan  tersebut  menuntut  sebuah  penghargaan kembali  atas  warisan  budaya  intelektual  Muslim,  termasuk karya-karya para ulama generasi awal, sebagaimana peran itu dimainkan  oleh  masyarakat  Kristen  Eropa. Adapun “gelombang  kedua”  pembaruan  dalam  Islam mengaskan tentang  pentingnya  apresiasi  pemahaman keislaman berdasarkan  pendekatan-pendekatan  kritis  dan  historis, ketimbang berpolemik pada wilayah teologis, ideologis, dan politis. Oleh  karena  itu,  untuk  mengisi  kemodernan  yang  lebih  bermakna  para  pembaharu Muslim  menyerukankebutuhan  atas  penyegaran  ijtihad  dengan  menerapkan metodologi  baru  untuk  melakukan  reinterpretasi  terhadap teks-teks  suci  dalam  menyelesaikan  isu-isu  sosial  dan  moral kontemporer.
Key words: tradition, renewal, muslim intellectual, modernity
Penulis: M. Lutfi Mustofa
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd110173

Artikel Terkait :