KONTRIBUSI MODAL SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PEDAGANG KAKI LIMA PASCARELOKASI
Abstrak: Artikel ini membahas
kontribusi modal sosial terhadap peningkatan kesejahteraan pedagang kaki lima
(PKL). Penelitian dilakukan di Kota
Semarang. Wilayah PKL yang diteliti adalah jalan Menteri Soepeno. Pemerintah
Kota Semarang merelokasi PKL di wilayah Jalan Pahlawan ke jalan Menteri Supeno
sebagai bagian dari upaya untuk
mewujudkan Kota Semarang sebagai pusat perdagangan dan jasa berskala
internasional. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya peran modal sosial bagi
pedagang kaki lima untuk bertahan di masa-masa sulit seperti relokasi. PKL yang
dipindahkan ke jalan Menteri Soepeno dapat menerima kebijakan pemkot dan
berdaptasi secara sosial dan ekonomi dengan lingkungan baru. Modal sosial,
utamanya trust dan networking berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan
pedagang. Untuk meningkatkan kesejahteraan PKL, pemerintah kota perlu mendukung
dan mengembangkan modal sosial yang telah mereka miliki.
Keywords: Contributions;
Social Capital; Welfare; Street Vendors
Penulis: Eko Handoyo
Kode Jurnal: jpsosiologidd130027