INTERAKSI MASYARAKAT KETURUNAN ARAB DENGAN MASYARAKAT SETEMPAT DI PEKALONGAN
Abstract: Dalam penelitian ini
penulis mengeksplorasi interaksi antara masyarakat keturunan Arab dengan
masyarakat setempat di Kelurahan Klego Kota Pekalongan serta mengetahui faktor
pendorong dan penghambat terjadinya interaksi antara masyarakat keturunan Arab
dengan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.
Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi interaksi antara masyarakat keturunan
Arab dengan masyarakat setempat dengan intensitas dan kegiatan kebudayaan tertentu.
Faktor pendukung terjadinya interaksi adalah adanya perkawinan campuran,
terutama pada masyarakat keturunan Arab non-sayyid, dengan masyarakat setempat
serta adanya kerjasama dalam bidang perdagangan. Sedangkan faktor penghambat
terjadinya proses interaksi adalah adanya prasangka dan stereotip pada
masyarakat keturunan Arab yang merasa masyarakat setempat kurang Islami,
sebaliknya masyarakat setempat merasa masyarakat keturunan Arab itu sombong.
Keturunan Arab yang tinggal di Kelurahan Klego terdiri dari golongan sayyid dan
golongan non-sayyid. Keturunan Arab dari golongan non-sayyid sudah dapat
berbaur dengan masyarakat setempat sedangkan keturunan Arab dari golongan
sayyid belum berbaur dengan masyarakat non-Arab. Masyarakat keturunan Arab memiliki
simbol-simbol seperti bahasa, pakaian, bangunan yang sangat mempengaruhi
interaksi antara masyarakat keturunan Arab dengan masyarakat setempat.
Keywords: local community,
people of Arab descent, social interaction
Penulis: Dian Kinasih
Kode Jurnal: jpsosiologidd130010