HAMBATAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA ANTARA STAF MARKETING DENGAN PENGHUNI BERKEWARGANEGARAAN AUSTRALIA DAN KOREA SELATAN DI APARTEMEN X SURABAYA
ABSTRACT: Penelitian ini akan
membahas mengenai hambatan komunikasi antar budaya antara staf Marketing dengan
penghuni berkewarganegaraan Australia dan Korea Selatan di apartemen X
Surabaya. Dalam praktiknya, komunikasi antar dua budaya yang berbeda dapat
menimbulkan hambatan yang dipicu karena adanya perbedaan-perbedaan
karakteristik dari dua budaya tersebut. Dalam penelitian ini peneliti
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat
deskriptif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam komunikasi antar
budaya sendiri terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keefektifan komunikasi
antar budaya seperti faktor fisik, budaya, persepsi, motivasi, pengalaman,
emosi, bahasa, nonverbal dan faktor kompetisi misalnya, akan menyebabkan terjadinya
komunikasi yang tidak efektif ketika faktor-faktor tersebut terlibat dalam
sebuah proses komunikasi. Dalam penelitian ini, hambatan komunikasi antar
budaya antara budaya konteks tinggi ketika dihadapkan dengan budaya konteks
rendah cenderung melibatkan faktor-faktor di atas tanpa adanya faktor emosi dan
nonverbal, sedangkan pada hambatan komunikasi antar budaya antara budaya
konteks tinggi dengan budaya konteks tinggi melibatkan semua faktor di atas.
Penelitian ini juga menemukan bahwa tidak selamanya perbedaan bahasa dan faktor
nonverbal yang umumnya terjadi dalam komunikasi antara dua budaya yang berbeda
menjadi faktor penyebab kegagalan dalam sebuah proses komunikasi antar budaya
KEYWORDS: Komunikasi Antar
Budaya, Hambatan Komunikasi Antar Budaya, Apartemen X Surabaya
Penulis: Alvin Sanjaya
Kode Jurnal: jpkomunikasidd130315