Culture Jamming Versus Popular Culture
Abstrak: Studi literatur ini
meneliti tentang Adbusters, sebuah organisasi anti komersial, dengan
mendeskripsikan aktivitas serta penggunaan media organisasi tersebut dari tahun
2007-2010 dalam mengkritisi budaya populer. Adbusters adalah organisasi yang melakukan
Culture Jamming, aksi perlawanan terhadap dominasi komersialisme di segala
aspek termasuk popular culture. Dibandingkan dengan organisasi lain yang
serupa, aktivitas Adbusters lebih bervariasi dan menggunakan media-media yang
tidak biasa digunakan organisasi lain. Penelitian ini menggunakan situs online
resmi Adbusters sebagai sumber data utama. Data mengenai aktivitas dan
penggunaan media Adbusters dikategorisasi dan dianalisis sehingga kecenderungan
perkembangan organisasi ini dapat dideskripsikan. Penelitian ini juga
menganalisis kegiatan Adbusters menggunakan Teori Hegemoni Media dan Teori
Media Ekonomi Politik. Media telah didominasi oleh kelompok tertentu yang
memiliki kekuasaan ekonomi serta politik, sehingga alur informasi juga
didominasi kelompok tersebut. Media dan kontennya telah menjadi produk
komersial, sehingga kapitalisme dan komersialisme itu sendiri dianggap sebagai
sistem yang memang sudah seharusnya dijalankan di dunia. Adbusters berusaha
menghentikan dominasi tersebut dan mengubah cara pikir masyarakat menjadi lebih
kritis.
Kata kunci: culture jamming,
popular culture, Adbusters, Hegemoni Media, Ekonomi Politik Media
Penulis: Leonardia Acynthia
Putri
Kode Jurnal: jpkomunikasidd110066