PERKEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN PONDOK PESANTREN WALI BAROKAH LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA (LDII) BURENGAN KEDIRI (1951-2011)
ABSTRAK: Tujuan penelitian
ini adalah untuk
mendeskripsikan beberapa hal, yang mencakup pertumbuhan dan
perkembangan kurikulum pendidikan Pondok Pesantren Wali
Barokah antara kurun
waktu 1951-2011. Penelitian
ini menggunakan jenis penelitian sejarah (historical research) bidang
kajian sejarah pendidikan. Tahapan kegiatan
yang tercakup dalam
penelitian ini, yaitu pemilihan topik,
heuristik, kritik, interpretasi,
dan historiografi. Dari
penelitian ini diperoleh, diperoleh lima kesimpulan yaitu: Pertama,
pendirian Yayasan Wali Barokah
diawali pada tahun
1950 oleh KH.
Nurhasan Al Ubaidah.
Pada kurun waktu 1951-1972,
materi pelajarannya dari
Al-Quran dan himpunan
kitab. Kedua, setelah tahun
1972 pondok pesantren
diserahkan kepada Lembaga Karyawan Indonesia
(Lemkari), nama pondok
pesantren menjadi Pondok Pesantren Lemkari
Burengan Banjaran Kediri.
Pada tahun 1990
Lemkari berganti nama menjadi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII),
nama pondok pesantren menjadi Pondok
Pesantren Lembaga Dakwah
Islam Burengan Banjaran Kediri.
Ketiga, setelah pondok
pesantren dikelola oleh
organisasi Lemkari ataupun LDII
materi yang diajarkan
tidak lagi materi
ilmu agama saja (Al-Quran dan
himpunan kitab Al-Hadist)
tetapi juga sudah
diajarkan ilmu pengetahuan umum
dan penambahan materi
ilmu alat (seperti
nahwu shorof tingkat lanjut
dan qiro’atus sab’ah).
Keempat, seiring dengan
perkembangan jaman materi himpunan
Al-Hadist untuk materi
pembelajaran di pondok pesantren semakin
bertambah. Kelima, kurikulum
di Pondok Pesantren
Wali Barokah ada empat tahapan yaitu: 1) tahap persiapan, termasuk pada
kelas pegon dan kelas bacaan;
2) tahap pembekalan,
termasuk pada kelas
makna lambatan, kelas makna
cepatan, dan kelas
tambahan; 3) tahap
pelatihan, termasuk pada kelas
ujian dan kelas
penerapan; 4) tahap
peningkatan
keahlian/keilmuan yaitu halaqoh khusus,
halaqoh umum dan
pemberian bea siswa
di dalam dan
luar negeri (bagi yang unggul dan berprestasi).
Kata Kunci: Kurikulum Pendidikan,
Pondok Pesantren
Penulis: Nani Sri Hastuti
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120038