PERJUANGAN KI BAGUS HADIKUSUMA DARI MUHAMMADIYAH UNTUK INDONESIA (1938-1953)
Abstrak: Skripsi berjudul
Perjuangan Ki Bagus Hadikusuma dari Muhammadiyah untuk Indonesia (1938-1953),
merupakan hasil kajian tentang perjalanan hidup Ki Bagus Hadikusuma, khususnya
tentang aktifitas sosial politiknya. Skripsi ini membahas lebih lanjut tentang
berbagai kegiatan Ki Bagus Hadikusuma dalam Muhammadiyah dan sumbangannya dalam
menuju, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.
Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode sejarah
kritis. Langkah-langkahnya adalah: (1) Heuristik, yaitu kegiatan menghimpun
jejak-jejak masa lampau yang dikenal sebagai data-data sejarah. (2) Kritik
sumber, yaitu kegiatan meneliti keaslian dan kebenaran sumber-sumber sejarah,
baik bentuk maupun isinya sehingga ditemukan fakta sejarah yang dapat
dipertanggungjawabkan. (3) Interpretasi, yaitu menetapkan makna yang saling
berhubungan dari fakta-fakta sejarah yang diperoleh setelah diterapkan kritik
sumber. (4) Historiografi adalah menyampaikan dalam suatu cara yang menarik
perhatian pembaca dalam bentuk karya sejarah.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Ki Bagus Hadikusuma seorang
putra dari Yogyakarta memiliki peran dan perjungan dalam kancah nasional. Ia
adalah seorang ulama yang konsisten dengan keilmuannya, yakni Islam. Ki Bagus
Hadikusuma giat dalam membesarkan Muhammadiyah, sebuah organisasi Islam modern.
Pada masa kepemimpinannya, Muhammadiyah berhasil merumuskan Mukadimah Anggaran
Dasar yang merupakan hasil refleksi Ki Bagus Hadikusuma tentang cita-cita
KH.Ahmad Dahlan. Mukadimah yang merupakan dasar ideologi Muhammadiyah ini
memberikan ilham terhadap para generasi penerus Muhammadiyah selanjutnya.
Perjuangan dan pemikiran Ki Bagus Hadikusuma juga tampak ketika ikut berperan
dalam berbagai wadah perjuangan di Indonesia. Keikutsertaan Ki Bagus Hadikusuma
dalam membidani PII, MIAI, dan Masyumi merupakan peran serta dalam perjuangan
ke arah kebebasan berpolitik, meyampaikan pendapat untuk tujuan kemerdekaan. Ki
Bagus Hadikusuma juga ikut serta dalam BPUPKI. Sumbangan terbesarnya dalam
penyusunan konstitusi Indonesia adalah rumusan Ketuhanan Yang Maha Esa. Pada
masa revolisi fisik, Ki Bagus Hadikusuma juga turut serta membentuk Angkatan
Perang Sabil (APS) sebagai tempat perjuangan umat Islam dalam mempertahankan
Indonesia dari penjajahan kembali Belanda.
Kata Kunci: Ki Bagus
Hadikusuma, Muhammadiyah, 1938-1953
Penulis: HASBI MARWAHID
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120004