PASAR-PASAR DI ERA STADSGEMEENTE MALANG (1914-1942)
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan (1)
Bagaimanakah perubahan pasar di
Malang setelah menjadi
Pasar Gemeente (2)
Bagaimanakah peran pasar-pasar di Malang terhadap perekonomian Kota
Malang. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah penelitian sejarah ditambah sumber-sumber sejarah yang
dipakai untuk menyusun
fakta, mendeskripsikan, dan
menarik kesimpulan tentang masa lampau. Adapun kegiatan yang dilakukan
dalam metode sejarah yaitu pemilihan topik, heuristik, kritik, interpretasi dan
historiografi. Hasil penelitian ini
adalah (1) perubahan
pasar-pasar di Malang
dibagi menjadi dua, secara
fisik dan administratif. Perubahan
fisik terjadi pada
awalnya pasar-pasar belum mempunyai
bangunan yang memadai
menjadi pasar yang
memiliki konstruksi yang kuat. Perubahan administratif pasar terlihat
dari spesifikasi pasar yaitu Pasar Pusat dan Pembantu Pasar golongan besar;
Pembantu Pasar golongan kecil; Pasar Kampung dan warungcentrale. Komoditi yang
diperdagangkan antara pasar tradisional dan pasar Gemeente hampir sama,
perbedaan hanya terletak pada jumlah
kuantitas dan tingkat
kebersihan komoditinya.(2) Peran
pasar sangat penting bagi Gemeente Malang, Eksisteni pasar berperan
sebagai media sirkulasi perdagangan
di Kota Malang.
Peningkatan volume perdagangan
menyebabkan meningkatnya pendapatan pajak retribusi Gemeente Malang.
Kata kunci: Pasar, Perubahan,
Perekonomian, Malang
Penulis: Aris Hartono Junda
Kode Jurnal: jpsejarah&umumdd120060